Revolusi Sosial, Sebuah Alternatif

(Sumber: hariansumutpos.com)

Ketika ide-ide politik partai-partai Islam tidak menarik dan tidak banyak mendapat respon positif, revolusi sosial adalah alternatifnya. Bentuk revolusi sosial yang relevan untuk dijadikan contoh adalah sebagaimana dalam fenomena hijab atau jilbab. Beberapa tahun belakangan ini jilbab sudah menjadi gaya hidup wanita Islam yang bukan hanya sebagai trnd yang sesaat saja. Tidak diperlukan peraturan atau undang-undang untuk memaksa wanita Islam untuk berjilbab. Bahkan mereka secara sukarela bersedia menghiasi penampilannya dengan hijab.

Dan bukan sekadar penampilan saja, wanita Islam yang suka rela berjilbab juga kebanyakan disertai dengan perubahan dalam sikap dan tingkah lakunya yang lebih Islami. Tentu mereka tidak akan seenaknya berbicara dan bertindak yang tidak sesuai dengan penampilannya, mereka cenderung akan menyesuaikan diri dengan penampilannya yang lebih agamis. Sesungguhnya inilah kemenangan dakwah Islam yang sejati.

Kemenangan dakwah Islam yang sejati adalah saat orang secara suka rela menyesuaikan segala tingkah lakunya selaras dengan tuntunan Islam. Mereka bukan sekadar menjalankan syariat karena tuntutan kewajiban atau untuk mentaati peraturan dan undang-undang saja. Keberhasilan dakwah adalah saat orang-orang secara suka rela menjalankan semua syariat yang diperintahkan dalam agama tanpa undang-undang yang mengikat.

Inilah perjuangan yang sesungguhnya. Ketika politik banyak disalahgunakan untuk kepentingan ekonomi dari golongan tertentu, revolusi sosial adalah bentuk perjuangan yang lain. Kemenangan politik hanya akan menjadi legitimasi kosong dan tanpa makna ketika kondisi sosial masyarakat tidak berubah. Sesungguhnya kemenangan Ikhwanul Muslimin di Mesir bukan sekadar kemenangan politik tapi juga kemenangan sosial dari Islam. Karena dakwah Ikhwanul Muslimin telah berakar di masyarakat Mesir selama hampir 80 tahun. Kunci kemenangan ikhwanul muslimin bukan hanya kampanye yang hebat dan berkesan dalam waktu singkat menjelang pemilihan umum saja. Tapi kemenangan kader Ikhwanul Muslimin merupakan proses kontinu kampanye dakwah selama puluhan tahun yang telah mendapat kedudukan yang istimewa di hati sebagian besar masyarakat Mesir.

Revolusi sosial ini pulalah yang dilakukan oleh rasulullah di Makkah dan Madinah. Dan mungkin sejarah akan mencatat bahwa revolusi sosial yang dilakukan rasulullah ini merupakan yang paling berhasil dan juga paling cepat karena hanya dalam waktu 20an tahun saja dapat mengubah masyarakat jahiliyah menjadi masyarakat yang beradab dan madani.

So, saat proses politik Islam terlihat stagnan, maka revolusi sosial yang kontinu dan kadang “sunyi” menjadi alternatif lain untuk mewujudkan masyarakat yang madani.

Published by

mas_bay

Everything happen for a reason. Life with a purpose

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s