Kang Emil, Pragmatisme Politik, dan Sikap Adil

​… Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. … 
QS al-Maidah: 8

Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. Sesungguhnya Allah memberi pengajaran yang sebaik-baiknya kepadamu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat. 

QS an-Nisa’: 58

Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. 

QS an-Nahl: 125

Seminggu belakangan ini, ogut kepengen bingitz bikin tulisan tentang Kang Emil tapi belum kesampaian karena ada keperluan menulis tentang tema lain. Baru akhir pekan ini keinginan ini bisa diwujudkan.   

Continue reading Kang Emil, Pragmatisme Politik, dan Sikap Adil

Jalan Terjal Ridwan Kamil (bagian 2 dari 2 tulisan)

Sambungan dari bagian 1

Jalan panjang dan terjal menghadang Kang Emil dalam usahanya menuju kursi gubernur Jabar.

Sebelumnya sudah disebutkan bahwa efek dari pilpres 2014 dan pilkada DKI Jakarta 2017 masih terasa dan bahkan akan tetap dijaga oleh pihak-pihak yang berkepentingan, yang dampaknya berupa resistansi terhadap NasDem dari sebagian umat Islam.

Continue reading Jalan Terjal Ridwan Kamil (bagian 2 dari 2 tulisan)

Jalan Terjal Ridwan Kamil (bagian 1 dari 2 tulisan)

Beberapa waktu yang lalu, jagat politik nasional sedikit dikejutkan dengan langkah walikota Bandung yang sangat terkenal dan menjadi idola anak muda, siapa lagi kalo bukan Ridwan Kamil yang juga akrab dipanggil Kang Emil, yang mendeklarasikan pencalonannya untuk  pilkada Jawa Barat 2018 yang diusung oleh Partai Nasdem.

Banyak kalangan bereaksi atas langkah politik Kang Emil ini. Seperti biasa, reaksi yang datang terbelah antara yang pro dan yang kontra atas keputusan ini.

Continue reading Jalan Terjal Ridwan Kamil (bagian 1 dari 2 tulisan)

Aksi Super Damai #212 dan Pelajaran berdemokrasi

​Subhanallah. Alhamdulillah. Allahu Akbar.

Tiga kalimat thoyyibah ini sangat layak untuk diucapkan hari ini terkait aksi super damai #212 yg benar2 super duper damai. Acungan dua jempol patut dialamatkan kpd panitia dan umat Islam peserta aksi serta tdk lupa jg kpd kapolri beserta jajarannya.

Berbagai liputan serta kisah heroik dan kadang jg mengharukan sdh memenuhi media sosial kemarin beserta tentu saja foto-fotonya. Ogut tdk akan menambah dan memenuhi wall dan timeline medsos yg sdh penuh sesak dg kisah semacam itu.  Continue reading Aksi Super Damai #212 dan Pelajaran berdemokrasi

Lima alasan ikut aksi 4 November

​Dalam pandangan saya yang awam, dhoif, amatir, dan sotoy ini, setidaknya ada lima alasan kita perlu mendukung aksi damai bela quran dan bela islam hari ini. Selain tentu saja alasan ideologis karena aksi damai ini diprakarsai oleh majelis ulama Indonesia sebagai rujukan utama umat islam di indonesia. Continue reading Lima alasan ikut aksi 4 November

Islam tidak akan tegak melalui politik (bag 2)

Mengaitkan gerakan politik Islam dengan usaha menegakkan hukum Islam umum terjadi di seluruh negara muslim. Gelombang demokratisasi di Turki, mesir, negara-negara Arab, dan lain-lain juga selalu menyelipkan kisah yang sama: kemunculan kekuatan politik Islam selalu dikhawatirkan sebagai bangkitnya kelompok-kelompok Islam yang ingin menegakkan hukum Islam. Continue reading Islam tidak akan tegak melalui politik (bag 2)