Tim Terbaik Tidak Selalu Menjadi Pemenang

“Tim Terbaik Tidak Selalu Menjadi Pemenang,” itulah kata-kata yang diucapkan Zlatan Ibrahimovic saat timnya, AC Milan, disingkirkan Tottenham Hotspur pada babak 16 besar Liga Champions Eropa. Bisa jadi ini adalah ungkapan kekecewaan dirinya yang timnya harus tersingkir padahal timnya sudah menampilkan permainan yang terbaik. Bahkan pelatih AC Milan sendiri menyebut bahwa penampilan Milan saat disingkirkan Spurs adalah salah satu penampilan terbaik musim ini.

Itulah permainan sepakbola yang selalu menampilkan misteri-misteri yang kadang sulit diterima oleh akal sehat. Dari satu kenyataan inilah, melalui tulisan ini, penulis mencoba menyingkap sedikit dari sisi lain dari sepakbola.

Continue reading Tim Terbaik Tidak Selalu Menjadi Pemenang

Politik dan Kekuasaan

Secara prinsip, politik merupakan upaya untuk ikut berperan serta dalam mengurus dan mengendalikan urusan masyarakat. Karena menyangkut kepentingan rakyat banyak dan kepemimpinan atas masyarakat luas, maka politik amat sangat dekat dengan kekuasaan. Inilah mungkin yang membuat banyak orang memutuskan terjun ke kancah politik. Karena dengan terjun ke politik, orang akan semakin dekat dengan kekuasaan. Bisa jadi inilah yang dipahami oleh kebanyakan orang.

Di sisi lain, karena politik berusaha mengurus dan mengendalikan urusan masyarakat, politik juga dapat dijadikan sarana untuk menyampaikan kebaikan dan kebenaran kepada masyarakat luas. Namun, pola ini seakan tertutupi oleh pandangan umum sebagaimana yang disebutkan di atas dan berusaha dibuang jauh-jauh dari masyarakat. Padahal, inilah sesungguhnya hakikat dari politik yang sesungguhnya, sarana untuk menyampaikan kebaikan dan kebenaran melalui orang-orang yang diserahi amanah untuk mengurus urusan masyarakat. Orang-orang yang bekerja dan diberi amanah untuk mengurusi urusan orang banyak yang dipilih melalui proses politik harus memahami hakikat ini. bahwa mereka dipilih untuk mengurusi urusan rakyat dan bekerja sebagai pelayan bagi rakyat.

Continue reading Politik dan Kekuasaan

Selembar uang 20.000 lama

Sebagai seorang pengajar tidak tetap (yang tidak memiliki jadwal, tempat, waktu, dan juga gaji yang tetap), saya harus siap mengajar di lokasi manapun yang ditentukan oleh lembaga tempat saya mengajar. Ketika lembaga tempat saya mengajar menugaskan saya untuk mengajar di kota Serang, saya pun menyanggupinya. Lembaga kami yang bergerak di bidang pendidikan yang berbasis di Jakarta memang memiliki cabang di Serang, kota di sebelah barat kota Jakarta yang menempuh waktu 4 jam perjalanan dengan bus.

Saya yang biasanya mengajar di wilayah Jakarta, kali ini kebagian jatah mengajar di Serang. Selama satu semester, saya pun harus rela pulang pergi Jakarta – Serang satu kali dalam seminggu. Karena menempuh jarak yang jauh di luar kota, saya mendapat jatah uang transport setiap kali datang mengajar ke Serang.

Continue reading Selembar uang 20.000 lama

No Body Care About Her

Seperti biasa, malam itu saya sedang duduk dengan nyaman di atas sebuah bus ukuran ¾ jurusan Depok Timur. Kali ini saya cukup beruntung karena mendapat bus yang masih baru dan lumayan bagus dan nyaman dengan ruang antartempat duduk yang lega, biasanya bus-bus jurusan depok timur-kp rambutan diisi oleh jajaran bus tua berbentuk kotak sabun yang kurang layak ditumpangi.

Saya naik bus ini di daerah Pasar Rebo di saat bus masih kosong belum terisi banyak orang. Bus ini biasanya akan ngetem di halte dekat fly over Pasar Rebo ke arah Cijantung dan baru akan jalan setelah bus terisi penuh penumpang.

Continue reading No Body Care About Her